Atomic Absorption spectroscopy

Atomic Absorption spectroscopy (AAS) adalah salah satu teknik analisis kimia kuantitatif yang dapat diaplikasikan pada berbagai macam tempat. Dasar dari AAS adalah pengukuran absorpsi optis pada keadaan dasar atom yang disinari dengan sumber cahaya yang sesuai.

Dalam AAS terdapat atomisasi karena memang yang diukur adalah serapan dari atom. Ada beberapa teknik atomisasi :

  1. Flame atomization

Pada flame atomizer, larutan diasapi dengan aliran gas pengoksidasi yang dicampur dengan gas bahan bakar, lalu dibawa kepada nyala api dimana atomisasi terjadi. Read more of this post

GAS CHROMATOGRAPHY

Introduction

Gas chromatography (GC), adalah  metoda yang digunakan dalam kimia analitik untuk memisahkan dan menganalisis senyawa yang dapat menguap. Kelebihan dari GC adalah GC dapat melakukan pengujian kemurnian suatu zat tertentu, atau memisahkan berbagai komponen campuran (jumlah relatif dari komponen tersebut juga dapat ditentukan). Dalam beberapa situasi, GC dapat membantu dalam mengidentifikasi senyawa .

Instrumental komponen

Carrier Gas. Gas pembawa yang digunakan harus bersifat inert. Umumnya gas yang digunakan adalah nitrogen, helium, argon, dan karbon dioksida. Pemilihan gas pembawa seringkali tergantung pada jenis detektor yang digunakan. Sistem gas pembawa juga berisi saringan molekuler untuk membuang air dan kotoran lainnya.

Sample injection port. Read more of this post

Fiber Optic

Fiber Optic

Bagian – Bagian Fiber Optik

Fiber optik terdiri dari serat optik dan bagian pembungkus.

Serat optik terdiri dari 2 bagian, yaitu cladding dan core. Cladding adalah selubung dari core. Cladding mempunyai indek bias lebih rendah dari pada core akan memantulkan kembali cahaya yang mengarah keluar dari core kembali kedalam core lagi. Efisiensi dari serat optik ditentukan oleh kemurnian dari bahan penyusun gelas. Semakin murni bahan gelas, semakin sedikit cahaya yang diserap oleh serat optik.

Read more of this post

Sel Surya

Sejarah Sel Surya

Efek fotovoltaik pertama kali diketahui pada tahun 1839 oleh fisikawan Perancis AE Becquerel. Pada tahun 1883 sel surya pertama dibangun oleh Charles Fritts yang dilapisi selenium semikonduktor dengan lapisan yang emas yang sangat tipi.s Perangkat ini hanya mempunyai efisiensi 1%. Selanjutnya fisikawan Rusia Aleksandr Stoletov membangun sel surya pertama berdasarkan efek fotolistrik luar (ditemukan oleh Heinrich Hertz pada awal 1887). Albert Einstein menjelaskan efek fotolistrik pada tahun 1905 di mana ia menerima Hadiah Nobel dalam Fisika pada tahun 1921. Russell Ohl mematenkan solar cell pada tahun 1946 yang ditemukan ketika bekerja dalam menegembangkan transistor.

Kristal Silikon

Material yang sering dipakai dalam pembuatan sel surya adalah kristal silikon (disingkat sebagai kelompok sebagai c-Si), juga dikenal sebagai “solar grade silicon”. Read more of this post

Keramik Biomaterial

Biomaterial sudah sejak lama digunakan. Pada zaman Mesir kuno dan Phoenic, gigi yang lepas digantikan dengan gigi buatan yang diikatkan dengan kawat emas ke gigi yang berada disebelahnya (Park et. Al, 2000) dan pada awal 1900-an, pelat tulang digunakan untuk menyangga tulang yang patah dan untuk mempercepat penyembuhan tulang (Ben – Nissan, 2004).[1]
Biomaterial menurut Black adalah material pasif yang digunakan dalam dunia kesehatan, yang akan diinteraksikan dengan system biologi. Menurut William adalah material yang digunakan pada sistem biologi untuk mengevaluasi, mengobati, atau mengganti sel-sel, organ, atau fungsi tubuh. Dan menurut Park dan Bronzio adalah material sintetis yang digunakan untuk mengganti bagian sistem atau fungsi tubuh yang dihubungkan langsung dengan sel-sel hidup. Secara umum biomaterial dapat diartikan sebagai material yang ditanam di dalam tubuh manusia untuk pengganti jaringan atau organ tubuh yang terserang penyakit ataupun yang rusak atau cacat.[1]
Semua jenis material dapat digunakan, yaitu logam, keramik, polimer, komposit, dan semikonduktor, dengan syarat material yang digunakan tidak beracun dan tidak mengganggu jaringan-jaringan lain dalam tubuh manusia. [2]

Sifat

Read more of this post

Metalurgi serbuk

Metalurgi Serbuk

Advantages

  • Mudah dibentuk dngan desain yang kompleks
  • Memiliki kekuatan yang tinggi
  • sedikitnya material yang terbuang percuma
  • kontrol mikrostruktur yang baik

Disadvantages

 

  • Terdapat residual stress
  • Peralatan yang mahal

Sintering Process

Read more of this post

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.